Gerbang Jam 3 dan Bisikan dari Loteng
Di sebuah desa kecil yang dikelilingi hutan lebat, berdiri sebuah rumah tua bernama Rumah Salemba. Rumah itu sudah lama kosong, ditinggalkan setelah serangkaian peristiwa mengerikan. Konon, siapa pun yang menginap di sana akan mendengar bisikan dari loteng — suara-suara dari mereka yang terjebak antara dunia hidup dan mati. Raka, seorang pemuda yang tidak percaya takhayul, menantang dirinya sendiri untuk bermalam di sana. Malam itu, ia hanya membawa senter, air minum, dan sebuah buku. Saat matahari terbenam, angin mulai bertiup lebih kencang. Pintu tua berderit saat Raka mendorongnya terbuka, dan bau kayu lapuk serta tanah basah segera menyergap hidungnya. Malam pertama berlalu. Hingga pukul dua dini hari, saat suara itu mulai terdengar — bisikan dari loteng. "Tolong... tolong aku..." "Naiklah ke atas..." Dengan senter bergetar di tangan, Raka memanjat tangga tua ke loteng. Di sana, hanya ada debu, sarang laba-laba, dan sebuah cermin besar yang retak di tengah. Saat...